Mengenal Konsep Bisnis Konstruksi dan Properti

Share on facebook
Share on telegram
Share on whatsapp

 

The Rumah Property – Blog.

Properti dan bisnis adalah dua hal yang saling berkaitan. Saat ini di Indonesia bisnis konstruksi dan properti merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan. Sebelum memulai bisnis jenis ini berikut ini  konsep bisnis konstruksi  dan properti yang perlu Anda ketahui.

 

Pengertian Konsep

 

Konsep adalah gagasan atau ide dasar yang digunakan untuk membentuk persepsi. Adanya konsep dapat bermanfaat untuk memberikan penjelasan terhadap suatu objek.

 

Konsep dari Bisnis Konstruksi dan Properti

 

Setelah mengetahui pengertian dasar mengenai Apa itu konsep selanjutnya Anda dapat mengetahui apa-apa saja yang menjadi  Konsep dari bisnis konstruksi dan properti dapat diklasifikasikan menjadi 3 macam yaitu ekonomi, sosial dan lingkungan.

Dalam segi ekonomi, bisnis konstruksi dan properti harus mempertimbangkan adanya kebutuhan pembangunan yang berkaitan dengan pembiayaan, pemasaran, dan pendapatan. Kemudian dari segi sosial bisnis konstruksi dan properti harus mengutamakan tingkat kepuasan konsumen.

Sedangkan dari segi lingkungan bisnis konstruksi dan properti sebaik-baiknya adalah yang mempertimbangkan faktor lingkungan yang meliputi, pemilihan lokasi, kondisi tanah, pemilihan bahan baku bangunan yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan lain sebagainya.

 

Faktor Pendukung Bisnis Konstruksi dan Properti

 

Untuk menjalankan bisnis konstruksi dan properti maka, sangat dibutuhkan beberapa faktor pendukung salah satunya adalah adanya tim konstruksi dan properti. Dalam membangun bisnis konstruksi dan properti beberapa tim yang yang harus dimiliki antara lain:

  1. Drafter
Baca Juga:  Desain Tempat Tidur Minimalis

Seorang drafter dibutuhkan dalam bisnis konstruksi dan properti sebagai orang yang bertugas untuk menggambar bangunan. Gambar yang dihasilkan mulai dari gambar bangunan hingga gambar pelaksanaan.

  1. Quantity surveyor

Quantity surveyor dibutuhkan untuk menghitung Berapa volume item dalam satu proyek atau pekerjaan bangunan. Selain itu juga di butuhkan  untuk menghitung jumlah bahan baku dan jumlah pekerja dalam satu proyek.

  1. Quality control

Quality control dapat digunakan sebagai orang yang  bertugas untuk melakukan controlling terhadap proyek bangunan.

  1. Pengendalian proyek

Dalam konsep bisnis konstruksi dan properti adanya tim pengendalian proyek dibutuhkan untuk menghitung besaran anggaran biaya. Anggaran biaya yang dimaksudkan meliputi, anggaran biaya bangunan dan  anggaran biaya pelaksanaan.

Selain itu adanya tim pengendali proyek juga dapat memberikan kemudahan dalam memper memperkirakan penggunaan biaya ya se-efisien mungkin sehingga memperoleh keuntungan yang maksimal dalam satu proyek  pembangunan.

  1. Tim logistik

Tim logistik berkontribusi dalam hal penjaminan ketersediaan bahan baku atau material dalam proyek pembangunan.

  1. Konsultan perencana

Konsultan perencana bisa dibilang menjadi salah satu bagian yang paling penting dalam bisnis konstruksi dan properti. Konsultan perencana bertugas untuk membuat desain bangunan sekaligus sebagai jasa konsultasi.

  1. Kontraktor atau pemborong

Kontraktor atau pemborong ditugaskan untuk melakukan kesepakatan kepada pihak pemakai jasa untuk mempercayakan pembangunan proyek kepada pihak konstruksi atau properti.

Adanya beberapa tim yang telah disebutkan akan membantu perusahaan konstruksi dan properti dalam melayani kebutuhan klien. semakin lengkap tim yang dimiliki, maka akan semakin baik sehingga pihak penyedia jasa dapat menghendel secara keseluruhan dari kebutuhan klien.

Baca Juga:  Dekorasi Ruang Tamu Kecil Sederhana

ARTIKEL LAINNYA

error: Agen properti di Jakarta
×

Konsultasikan kebutuhan pembelian tempat tinggal Anda kepada kami.

× Chat WhatsApp