Jenis-jenis Bisnis Konstruksi Dan Properti

 

 

Therumahproperty.com – Blog.

Konstruksi dan properti adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Bisnis di kedua bidang tersebut sangat menjanjikan. Kelebihannya adalah hanya membutuhkan modal sedikit tapi untungnya banyak. Setelah mengetahui untungnya, jenis-jenis bisnis konstruksi dan properti di bawah ini patut Anda ketahui.

 

Bisnis Konstruksi

 

Konstruksi Gedung

 

Konstruksi gedung yang dimaksud adalah bangunan fasilitas umum.  Misalnya bangunan kantor, dan lembaga pendidikan atau sekolah. Konstruksi gedung umumnya melibatkan perencanaan dari arsitek atau insinyur sipil.

 

Konstruksi Industri

 

Yang termasuk dalam konstruksi industri biasanya adalah proyek industry yang memerlukan persyaratan dan spesifikasi bangunan khusus. Perencanaan dan pelaksanaannya membutuhkan tenaga ahli yang teliti dan teknologi yang mumpuni. Contohnya meliputi pertambangan, kilang minyak, nuklir, dan lainnya.

 

 

Konstruksi Teknik

 

Konstruksi teknik adalah konstruksi yang berhubungan dengan insfrastruktur yang membutuhkan rencana dan didesain khusus oleh para ahli. Konstruksi ini dibuat untuk tujuan masyarakat. Jenis konstruksi ini dibagi menjadi dua macam, yaitu konstruksi jalan dan konstruksi berat seperti jembatan.

 

Bisnis Properti

 

Jenis-jenis bisnis konstruksi dan properti dapat dibedakan berdasarkan modal dan prosesnya. Bisnis konstruksi berurusan langsung dengan pembangunan dengan modal yang besar, Sedangkan bisnis properti membutuhkan modal lebih sedikit, dan umumnya bisnisnya diperjualbelikan atau disewakan.

 

Baca Juga:  Kriteria Rumah Canggih Dengan Fasilitas Berteknologi Modern

Jual Beli Rumah atau Tempat Hunian

 

Bisnis properti jual beli rumah atau hunian adalah yang paling banyak dilakukan. Rumah baru atau bekas bisa diperjualbelikan atau disewakan untuk investasi. Properti hunian dan tanah sangat menguntungkan karena harganya selalu meningkat setiap waktu.

 

Properti Komersil

 

Properti komersil merupakan bangunan yang dimanfaatkan untuk kegiatan bisnis. Contohnya yaitu pusat perbelanjaan, gedung kantor, rumah sakit, hotel, serta kompleks perumahan. Penempatan bisnis properti komersil ini juga harus memperhatikan pemilihan lokasi yang strategis agar lebih menguntungkan.

 

Properti Industri

 

Bangunan untuk properti industri ini berupa manufaktur untuk keperluan industri, misalnya sebuah pabrik. Perakitan dan assembling juga termasuk dalam properti industri. Contoh lainnya adalah bangunan untuk tujuan penelitian dan pengembangan.

 

Properti Untuk Tujuan Lain

 

Bisnis properti untuk tujuan lain ini adalah untuk memenuhi kebutuhan khusus pada masyarakat. Properti dibuat sesuai dengan kebutuhan dan desain khusus. Contoh bangunan yang termasuk dalam jenis ini antara lain seperti stasiun, bandara, tempat ibadah, terminal, lokasi perkebunan, peternakan, dan sebagainya.

Ciri bangunan untuk kepentingan lain ini umumnya berukuran luas dan dijadikan tempat beraktifitas. Bangunan ini tentunya dilokasikan pada lokasi yang menunjang. Hal tersebut karena lokasi strategis dapat memudahkan orang-orang yang beraktifitas di dalamnya.

Penjelasan tentang jenis-jenis bisnis konstruksi dan properti menunjukkan bahwa variasi kedua bisnis yang masih satu lingkup tersebut sangat beragam. Anda hanya perlu menyiapkan modal yang cukup jika ingin menjalankan salah satu dari jenis bisnis tersebut, dan jalankan dengan baik agar menguntungkan.

Baca Juga:  Desain Rumah Klasik Dengan Nuansa Cerah

ARTIKEL LAINNYA

error: Agen properti di Jakarta
×

Konsultasikan kebutuhan pembelian tempat tinggal Anda kepada kami.

× Chat WhatsApp