Apa Itu Pengertian Townhouse?

Share on facebook
Share on telegram
Share on whatsapp

Pengertian Townhouse

 

Ilustrasi Gambar Townhouse (buzzbuzzhome.com)

 

The Rumah Property – Blog

Faktor keamanan tempat tinggal menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilh suatu hunian bagi keluarga. Maka dari itu banyak masyarakat yang jatuh hati pada Townhouse. Townhouse juga disebut rumah bandar, hunian ini menawarkan suatu konsep satu pintu gerbang saja sebagai akses pintu masuk serta keluarnya, serta di di depan pintu gerbang tersebut dilengkapi oleh petugas kemanan yang jaga selama 24 jam.

 

Ilustrasi gambar ruangan dalam Townhouse (buzzbuzzhome.com)

Lalu Apa Sebenarnya Pengertian dari Townhouse Itu Sendiri ?

 

Townhouse adalah suatu kompleks hunian kecil, yang di dalamnya berisi rumah-rumah yang dibangun secara berderet atau dinding bersamaan (couple). Jumlahnya juga cukup terbatas hanya beberapa puluh unit saja, dan rata-rata paling banyak hanya 30 Unitan. Berbeda denga kompleks perumahan biasa yang dapat mencapai ratusan rumah tiap kompleksnya.

Lingkungan Townhouse juga area yang tertutup atau Muster. Biasanya Townhouse memiliki fasilitas bersama, diantaranya Club House, kolam renang, taman atau sebuah ruang terbuka dan fasilitas lainnya. Karena itu ada beberapa opini masyarakat yang menyebut Townhouse sebuah hunian yang sangat mirip dengan separuh apartemen dan separuh rumah karena fasilitas yang didapatkan.

 

Ilustrasi gambar Club House

 

Tetapi jangan terpaku oleh definisi pada Townhouse tersebut, karena banyak proyek dari pengembang prroperti yang membangun dan menjual rumah diatas 100 unit menyebut dan menamai proyeknya dengan nama Townhouse di depannya.

Baca Juga:  Apa Saja Ciri Khas Perumahan Residence? Ini Ulasannya

Sehingga tampil pandangan di kalangan masyarakat awam yang rancu soal definisi dan pengertian Townhouse. Padahal kalau dilihat dari konsep awalnya, sangat berbeda dengan rumah bandar sebenarnya.

 

Sejarah Singkat Townhouse di Indonesia

 

Di Indonesia sendiri, tren Townhouse mulai berkembang dan cukup dikenal di era Tahun 1990-an. Kala itu kompleks kecil tersebut digemari oleh para warga ekspatriat yang sedang kerja disini, sehingga terbentuk pasar sewa Townhouse yang cukup diminati juga oleh para ekspatriat tersebut. Dan unit Townhouse pun akhirnya ramai tersewa oleh para ekspatriat.

 

Ilustrasi ruangan di dalam Townhouse (buzzbuzzhome.com)

 

Istilah Townhouse pun sendiri sebenarnya adalah sebuah kata resapan asing, dan diadopsi dari Amerika Serikat. Disana Townhouse juga dikenal dengan nama Row House. Sejarah singkatnya, keumudian nama tersebut diubah menjadi Townhouse, dilihat dari nilai segi promosi dan lebih menjual di kalangan masyarakat umum.

Cuma untuk konsep Townhouse yang ada di Indonesia tidak meniru seutuhnya konsep dari Negeri Paman sam tersebut, dimana beberapa Townhouse di Indonesia penghuni belum memiliki ruang parkir di bawah huninannya.

Kawasan di Selatan Jakarta sejak tahun 2009 ramai dibangun dan dipasarakan konsep Townhouse ini. Kawasan di Selatan Jakarta pun berkembang dan menjadi salah satu tempat favorit pengembangan Townhouse oleh para pihak Developer.

Karena daerah bagian Selatan Jakarta ini dinilai dari beberapa kalangan masyarakat mempunyai daya tarik tersendiri bagi para calon pembeli dan pihak pengembang, karena dinilai saat itu selatan Jakarta mempunyai nilai yang tinggi dan prestise dibandingkan dengan wilayah kota Jakarta lainnya.

Baca Juga:  Maksimalkan Ruang Apartemen Tipe Studio Anda Dengan Cara Berikut!

Dan tidak heran Townhouse banyak bermunculan di selatan Jakarta. Mungkin kita bisa lihat beberapa Kawasan di Selatan Jakarta di tahun sekarang ini yang sudah menjadi suatu Kawasan tersendiri dan mempunyai value di dalamnya, bisa kita sebut “Bintaro, Ciputat, Rempoa, Pamulang, Cirendeu, Cinere, Kebagusan, atau Jagakarsa”.

 

Ilustrasi gambar Townhouse

Tetapi menurut sudut pandang kami, masih terdapat beberapa kekurangan atau kelemahan tinggan di Townhouse. Pertama karena yang tinggal di Townhouse sedikit, menjadikan sosialisasi antar warga atau penghuni menjadi terbatas.

Kedua bahwa para penghuni Townhouse tidak boleh merubah depan fasad bangunan rumahnya, dan harus tampak sama rumah satu dengan rumah yang lain. Karena itu memang sudah peraturan diawal dari pihak pengembang sejak dipasarkan unit Townhouse tersebut kepada paracalon pembeli.

 

Ilustrasi gambar ruang di dalam Townhouse

Tapi selain memiliki kekurangan, unit Townhouse ini juga mempunyai kelebihan, diantaranya system satu pintu gerbang masuk dan keluarnya memberikan rasa aman lebih kepada para penghuninya.

Kedua tinggal di Townhouse, menjadikan ketenangan dan kenyamanan tersendiri karena jumlah penghuni yang terbatas. Memberikan ketenangan yang lebih saat penghuni bercengkrama dengan keluarga dan lebih menikmati saat waktu istirahat.

Bagaimana menurut Anda, lebih suka tinggal di Town House atau kompleks perumahan yang lebih banyak tetangganya dan lebih mudah bersosialisasi?

ARTIKEL LAINNYA

error: Agen properti di Jakarta
×

Konsultasikan kebutuhan pembelian tempat tinggal Anda kepada kami.

× Chat WhatsApp